Beberapa Kekeliruan Dalam Penalaran

Dalam sebuah penalaran tidak selalu tepat dan kemungkinan terjadi kekeliruan. Kekeliruan yang biasa terjadi dapat dilihat dalam bentuk ;

a.        Suatu kesesatan logis, yaitu penalaran yang tidak mengikuti atau melanggar aturan-aturan penyimpulan.

Contoh ;

Pertimbangan hukum ; Obyek harta waris ”X” tidak pernah disebutkan dan disengketakan dalam perkara waris antara penggugat dan tergugat

Amar putusan ; Hakim, menetapkan obyek harta waris ”X” adalah budel  waris dari almarhum ”A” Continue reading