Pengantar Tentang Legal Reasoning

PENGANTAR TENTANG LEGAL REASONING

1.Pengertian
Pengertian sederhana Legal Reasoning adalah penalaran tentang hukum yaitu
pencarian “reason” tentang hukum atau pencarian dasar tentang bagaimana seorang
hakim memutuskan perkara/ kasus hukum, seorang pengacara meng-argumentasi-kan
hukum dan bagaimana seorang ahli hukum menalar hukum. Namun pengertian sederhana
ini menjadi tidak lagi sederhana apabila pertanyaan dilanjutkan kepada: apakah
yang dimaksud dengan hukum dan bagaimana sebenarnya atau seharusnya seorang
hakim memutuskan suatu perkara/ kasus hukum dan bagaimana seorang pengacara
meng-argumentasi-kan hukum?

Pengertian lainnya yang sering diberikan kepada Legal Reasoning adalah: suatu
kegiatan untuk mencari dasar hukum yang terdapat di dalam suatu peristiwa hukum,
baik yang merupakan perbuatan hukum (perjanjian, transaksi perdagangan, dll)
ataupun yang merupakan kasus pelanggaran hukum (pidana, perdata, ataupun
administratif) dan memasukkannya ke dalam peraturan hukum Continue reading

Beberapa Kekeliruan Dalam Penalaran

Dalam sebuah penalaran tidak selalu tepat dan kemungkinan terjadi kekeliruan. Kekeliruan yang biasa terjadi dapat dilihat dalam bentuk ;

a.        Suatu kesesatan logis, yaitu penalaran yang tidak mengikuti atau melanggar aturan-aturan penyimpulan.

Contoh ;

Pertimbangan hukum ; Obyek harta waris ”X” tidak pernah disebutkan dan disengketakan dalam perkara waris antara penggugat dan tergugat

Amar putusan ; Hakim, menetapkan obyek harta waris ”X” adalah budel  waris dari almarhum ”A” Continue reading