Guru Yang Kompeten

A. Guru Yang Kompeten. Menjadi seorang guru yang kompeten dan professional merupakan hal yang tidak mudah. Seorang guru dituntut untuk selalu kreatif sehingga potensi yang ada dalam diri dapat terus berkembang. Ibarat seorang arsitek yang menciptakan/merancang bangunan yang indah, kokoh serta berkualitas. Seorang guru dituntut untuk mendisain pembelajaran agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang optimal, efektif dan efisien. Oleh karena itu dibutuhkan kompetensi yang disesuaikan dengan atandar ukuran tertentu yang disebut juga standar kompetensi guru.
Kompetensi guru merupakan suatu kemampuan atau kecakapan yang terwujud dalam bentuk pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang dimiliki dan dikuasai oleh guru dalam melaksanakan funsi profesionalismenya. Dan untuk menjadi seorang guru professional maka dibuatlah standar kompetensi yang mengukur ketetapan atau persyaratan dalam bentuk penguasaan pengetahuan dan perilaku perbuatan bagi guru agar layak untuk menduduki jabatan fungsional sesuai dengan bidang tugas, kualifikasi dan jenjang pendidikannya.
Dalam pencapaian standar kompetensi meliputi beberapa komponen dasar yaitu pengelolaan pembelajaran, pengembangan potensi dan penguasaan akademik.

B. Guru Profesional
Dalam undang-undang No.14 tahun 2005, tentang Guru dan Dosen disebutkan bahwa, “Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar , melatih, menilai dan mengevaluasi pesera didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, pendidikan menengah.”
Menurut Muhtar (2003 :1979) pengertian professional perlu didefinisikan dengan istilah profesi, profesionalitas dan professional, ketiganya memiliki arti yang berbeda.
• Profesi : pekerjaan untuk memperoleh nafkah mulai dari pekerjaan yang tidak membutuhkan keahlian hingga yang membutuhkan keahlian.
• Profesionalitas : kepemilikan seperangkat keahlian/kepakaran dibidang tertentu yang dilegalkan dengan sertifikat oleh lembaga.
• Profesional : seorang yang memiliki seperangkat keahlian atau pengetahuan yang khas dari profesinya.
Berdasarkan ketiga pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa istilah professional itu merupakan profesi yang membutuhkan profesionalitas.
Upaya mewujudkan guru professional tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Banyak faktor yang sangat kompleks untuk mewujudkan guru professional, misalnya dengan :
1. Perbaikan system pendidikan dan pembinaan guru yang meliputi pendidikan prajabatan guru, pendidikan dalam jabatan guru, lisensi guru.
2. Perbaikan kesejahteraan guru
3. Peningkatan peran organisasi profesi