Apakah Diabites Mellitus Itu?

Diabetes mellitus atau yang lebih dikenal dengan “penyakit kencing manis”, merupakan suatu sindrom yang disertai dengan gejala banyak makan, minum, dan buang air kecil. Diabetes mellitus yang tidak terkontrol akan berbahaya, karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti stroke, kegagalan jantung, kerusakan ginjal dan gangguan pada kaki.

TUJUAN DIET DIABETES MELLITUS

Membantu menurunkan kadar gula darah menjadi normal.

Merubah kadar gula dalam urin, dari positif menjadi negatif.

Mencapai berat badan normal.

MAKANAN YANG DIANJURKAN

Sumber karbohidrat kompleks, seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, gula, hunkue, makaroni, mie, bihun, roti, dan biskuit.

Sayuran (terutama sayuran hijau), seperti bayam, kangkung, daun singkong, dll.

Buah-buahan, menurut jumlah yang sudah ditentukan.

MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN

Gula murni seperti gula pasir, gula merah, permen, coklat, dodol, selai, sirop, soft drink, es krim, susu kental manis, buah kalengan, dendeng, dll.

Makanan yang digoreng dan menggunakan santan kental.

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

Jenis, jumlah, dan waktu pemberian makanan harus diatur dengan baik, terutama bagi penderita diabetes mellitus yang belum terkontrol atau yang dalam pengobatan.

Bila diperlukan, ganti pemakaian gula murni dengan pemanis buatan (contoh: aspartam).

Bila terjadi hipoglikemia (keadaan yang terjadi bila kadar gula terlalu rendah), minumlah segera segelas sirup atau makanlah 1-2 sendok makan gula pasir/madu.

Catatan:

Makanan kesehatan yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah Phyto Gold, Organik, Wakasa Gold, dan DMG.

KIAT HIDUP SEHAT DENGAN DIABETES MELLITUS

Mengatur diet yang benar agar berat badan ideal.

Menjaga agar kadar gula tetap dalam batas normal.

Hindari merokok untuk mencegah timbulnya penyakit lain.

Berolahraga secara teratur.

Memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran.

Menghindari minuman beralkohol.

Mengendalikan stres/emosi.

Memeriksakan kadar gula darah secara berkala, ter-utama jika usia di atas 30 tahun.

DIIT PADA PENYAKIT HATI

HATI

Hati merupakan organ tubuh terbesar dan sangat penting peranannya dalam kehidupan manusia. Fungsi utama hati adalah sebagai ‘gudang’ dan ‘pabrik’ yang mengolah unsur-unsur yang diserap dari usus berupa makanan dan minuman. Bila hati mengalami infeksi, maka yang paling terpengaruh adalah proses metabolisme lemak.

TUJUAN DIET PENDERITA PENYAKIT HATI

Memberikan makanan yang bernilai gizi cukup, yaitu untuk:

Memperbaiki sekaligus mempertahankan keadaan gizi pasien.

Memperbaiki jaringan hati yang rusak.

Mencegah kerusakan jaringan hati lebih lanjut.

MAKANAN YANG DIANJURKAN

Sumber karbohidrat kompleks, seperti nasi tim, bubur, kentang rebus/puree, makaroni, sirup, madu, dan selai.

Daging yang tidak berlemak tinggi, seperti ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, dll.

Telur, susu, tahu, dan tempe tapi dalam jumlah terbatas.

Semua sayuran dan buah-buahan diperbolehkan, kecuali yang dapat menimbulkan gas dan yang mengalami proses pengawetan seperti kol, ketimun, dan sawi baik yang diasinkan atau yang tidak.

MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN

Ketan, ubi, singkong, dan talas.

Makanan yang berlemak tinggi, seperti ayam yang banyak lemak/kulitnya, daging/ikan yang diawetkan, keju, es krim, dan keju kacang tanah.

Makanan yang digoreng dan yang menggunakan santan kental.

Makanan camilan atau jajanan.

Bumbu-bumbu yang banyak mengandung garam.

Minuman beralkohol dan minuman yang mengan-dung soda (soft drink).

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

Untuk menumis bumbu, gunakan margarin atau minyak kacang-kacangan.

Bila menggunakan santan, gunakan santan encer.

Pemberian protein tinggi harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan diberikan secara bertahap.

Catatan:

Makanan kesehatan yang dapat dikonsumsi untuk mencegah dan mengatasi gangguan hati antara lain Wakasa, CGF-Honey, DMG, Organik, dan Phyto Gold.

KIAT MENCEGAH TIMBULNYA PENYAKIT HATI

Mengatur diet yang benar agar berat badan ideal.

Jangan merokok untuk mencegah timbulnya penyakit lain.

Berolahraga secara teratur.

Memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran.

Menghindari minuman beralkohol.

Mengendalikan stres/emosi.

DIIT HIPERTENSI

APA ITU HIPERTENSI?

Hipertensi atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai “silent killer” atau penyebab kematian tanpa didahului gejala dini yang nyata. Hipertensi yang tidak terkendali dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, gagal jantung atau gagal ginjal. Kegemukan adalah salah satu pemicu terjadinya hipertensi.

TUJUAN DIET PENDERITA HIPERTENSI

Tujuan utama dari diet hipertensi adalah untuk menyesuaikan dan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, sehingga dapat:

Menurunkan tekanan darah hingga normal.

Menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk.

Membantu mengurangi timbunan cairan dan garam.

MAKANAN YANG DIANJURKAN

Sumber karbohidrat kompleks, seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, gula, hunkue, makaroni, mie, bihun, roti, dan biskuit.

Sumber protein hewani (daging dan ikan maks 100 g/hr, telur 1 btr/hr, dan susu 200 g/hr) dan protein nabati (tahu, tempe, dan kacang-kacangan) boleh agak banyak.

Buah-buahan dan sayuran segar.

MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN

1. Batasi penggunaan garam dapur, natrium dan soda dalam setiap masakan.
2. Bahan makanan tinggi lemak.
3. Buah atau sayur yang diawetkan dengan meng-gunakan garam dapur, seperti sawi asin, asinan buah/sayur, dll.

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk penderita hipertensi

Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi ke jantung, otak dan ginjal (kalau ke jantung akan berupa jantung hipertensi dan dapat menyebabkan decompensatio cordis/kegagalan jantung, kalau ke otak dapat terjadi stroke dan kalau ke ginjal akan terjadi gagal ginjal).

Catatan:

Makanan kesehatan yang dianjurkan adalah Organik, Ester-C Plus atau Ester-C Effervescent, CNI-Sun Chlorella, dan DMG.

KIAT PENCEGAHAN HIPERTENSI

Mengatur diet yang benar agar berat badan ideal.

Mencegah agar tidak terserang diabetes dan hiper-kholesterolmia.

Tidak merokok.

Olahraga secara teratur.

Memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran.

Menghindari makanan berlemak tinggi.

Menghindari minuman beralkohol.

Mengendalikan stres/emosi.

Memeriksa tekanan darah secara berkala, terutama saat usia di atas 30 tahun.

DIIT PENYAKIT JANTUNG

PENYAKIT JANTUNG

Jantung adalah organ yang memegang peran yang sangat penting, yaitu pemompa darah ke seluruh tubuh untuk membawa sari-sari makanan dan oksigen yang akan digunakan oleh organ tubuh.

Apabila terjadi penyumbatan pada pembuluh darah jantung akibat lemak atau kolesterol yang terlalu tinggi, maka dapat mengakibatkan kerja organ tubuh terganggu. Saat ini penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

TUJUAN DIET JANTUNG

Menginformasikan daftar makanan yang cukup zat gizi tanpa memberatkan kerja jantung.

Membantu menurunkan berat badan, terutama bagi penderita yang terlalu gemuk.

Membantu mencegah penimbunan cairan pada organ

tubuh (kaki) akibat kadar garam yang berlebihan.

MAKANAN YANG DIANJURKAN

Karbohidrat kompleks, seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, gula, hunkue, makaroni, mie, bihun, roti, dan biskuit.

Protein yang berasal dari daging tak berlemak, seperti ayam, bebek, ikan, telur, susu, kacang-kacangan kering, tempe, tahu, dan oncom.

Minyak nonkolesterol, margarin, dan santan encer.

Sayuran yang tidak menimbulkan gas, seperti bayam, kangkung, kacang panjang, wortel, tauge, labu siam, oyong, tomat, dsb.

Semua buah, kecuali nangka, durian, dan alpukat yang hanya boleh dalam jumlah terbatas.

MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN

Kue-kue yang terlalu manis dan gurih, seperti cake, tarcis, dodol dan sebagainya.

Daging yang berlemak, ham, sosis, dll.

Makanan goreng-gorengan dan santan kental.

Sayuran yang bisa menimbulkan gas, seperti kol, sawi, dan lobak.

Bumbu-bumbu yang pedas.

Kopi, teh kental, minuman yang mengandung soda, dan alkohol.

Makanan yang diawetkan dengan garam, seperti sarden, cornet beef, biskuit, makanan kaleng, dll.

KIAT AGAR JANTUNG TETAP SEHAT

Mengatur diet yang benar agar berat badan ideal.

Ikuti pemakaian obat resep dokter, progam olahraga, diet dan makanan kesehatan yang sesuai.

Tidak merokok.

Berolahraga secara teratur dan jangan berlebihan.

Hindari minuman beralkohol.

Mengendalikan stres/emosi.

Mentaati program rehabilitasi jantung seperti petunjuk dokter.

DIIT OBESITAS

MENGAPA TERJADI OBESITAS?

Obesitas merupakan suatu dilema yang semakin ditakuti saat ini. Obesitas sebenarnya bukanlah suatu penyakit, tetapi lebih dikarenakan oleh gaya hidup, kurang aktivitas atau berolahraga, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat. Obesitas dapat menyebabkan penyakit-penyakit degeneratif, seperti jantung, diabetes, ginjal, dan lain-lain.

TUJUAN DIET PENDERITA OBESITAS

Tujuan utama dari diet obesitas adalah untuk menyesuaikan dan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, sehingga dapat:

Mengurangi kalori dalam tubuh.

Memecah dan membakar lemak dalam tubuh supaya kekurangan kalori dapat tercukupi.

MAKANAN YANG DIANJURKAN

Sumber karbohidrat kompleks, seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, gula, hunkue, makaroni, mie, bihun, roti, atau biskuit.

Sumber protein hewani dan nabati, seperti ikan, daging, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan, dsb.

Buah-buahan dan sayuran.

Makanan yang diolah dengan cara ditumis, direbus, dibakar atau dipanggang.

MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN

Yang mengandung banyak karbohidrat dan lemak.

Gula murni, seperti gula pasir, gula merah, permen, coklat, dodol, selai, sirup, minuman bersoda (soft drink), es krim, susu kental manis, buah kalengan, dendeng, dll.

Makanan yang digoreng atau menggunakan santan kental.

Makanan camilan dan jajanan.

Apa yang harus dilakukan bila mengalami hipoglikemia?

Diet obesitas yang terlalu ketat dapat menyebabkan hipoglikemia (kadar gula darah yang terlalu rendah). Hal ini disebabkan akibat ketidakseimbangan antara makanan yang dikonsumsi dengan kebutuhan energi yang dikeluarkan. Gejalanya dapat berupa keringat dingin, gemetar, pusing, lemas, mata berkunang-kunang, dan rasa perih di ulu hati (seperti sedang kelaparan). Bila mengalami gejala ini, minumlah segera segelas sirup atau makanlah 1-2 sendok makan gula pasir/madu. Konsultasikan segera ke dokter atau ahli gizi untuk menyusun ulang diet Anda.

Catatan:

Makanan kesehatan yang dianjurkan adalah Sun Isabgol, Organik, Ester-C Plus, CNI-Sun Chlorella, dan lain-lain.

KIAT MENGONTROL KELEBIHAN MAKANAN

Hindari mengkonsumsi makanan kecil, misalnya di waktu senggang, saat santai, atau nonton televisi.

Ciptakan aktivitas yang bisa menghambat makan di sela-sela jam makan.

Buatlah makanan yang sedikit menjadi terlihat banyak, yaitu dengan meletakkannya pada piring kecil.

Merenggangkan waktu makan, yaitu dengan cara makan secara pelan.

Puasa secara berkala.

Menekan nafsu makan.

Berolahraga secara teratur.

DIIT PADA PENYAKIT SALURAN PENCERNAAN

Sistem saluran pencernaan pada manusia sangat panjang, yaitu mulai dari mulut (pada saat makanan dikunyah) hingga berakhir di anus dalam bentuk feses atau tinja. Prosesnya secara lengkap adalah makanan dikunyah di dalam mulut sampai lunak (membentuk partikel yang lebih kecil), setelah itu makanan masuk ke dalam ke-rongkongan, baru kemudian menuju ke lambung yang seterusnya dilanjutkan ke usus halus. Di sini, sari-sari makanan yang mengandung nutrisi/zat gizi dan diperlukan tubuh akan masuk ke dalam peredaran darah, sedangkan sisanya menuju ke kolon (usus besar) yang akan dikeluarkan melalui anus dalam bentuk kotoran/feses.

TUJUAN DIET PENDERITA GANGGUAN SALURAN PENCERNAAN

Memberikan makanan yang memadai yang bersifat tidak merangsang, dapat mengurangi pengeluaran cairan lambung, dan dapat menetralkan kelebihan asam lambung.

MAKANAN YANG DIANJURKAN

Karbohidrat dalam bentuk lunak seperti nasi lembek/ tim, kentang rebus, tepung tepungan dalam bentuk puding; makaroni, mie, bihun direbus, roti, biskuit, crackers.

Makanan yang direbus/ditumis.

Sayuran yang tidak banyak serat dan tidak menimbulkan gas seperti bayam, buncis, bit, kacang panjang, labu siam, dsb.

Buah-buahan seperti pepaya, pisang, jeruk, dll.

MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN

Protein hewani dan nabati yang dimasak dengan cara digoreng, serta yang diawetkan.

Kurangi penggunaan bumbu-bumbu yang merangsang.

Hal-hal yang perlu diketahui tentang saluran pencernaan

Sistem pencernaan yang baik adalah kunci kesehatan optimal. Oleh karena itu, sangat tepat jika kita benar-benar memperhatikan sistem pencernaan agar proses penyerapan nutrisi (zat gizi) tidak terganggu. Apabila hal ini terjadi, sumber energi, seperti protein, lemak dan karbohidrat tidak dapat diserap sebagaimana mestinya. Pencernaan yang baik membuat penyerapan nutrisi oleh tubuh berjalan efektif dan akhirnya mendukung kesehatan yang prima.

Catatan:

Makanan kesehatan yang dianjurkan adalah CNI-Sun Chlorella, Ester-C plus, Bio-Plus, Organik, CNI Hifiber Pudding, Nutri-10 Family Meal, dll.

KIAT MENGHINDARI TIMBULNYA GANGGUAN PENCERNAAN

Jangan menunda makan bila sudah waktunya atau merasa lapar.

Hindari minuman beralkohol.

Kendalikan stres/emosi dengan baik.

Kurangi mengkonsumsi makanan yang digoreng atau diawetkan.

Seminimal mungkin memasak makanan dengan cara di goreng, sebaliknya perbanyak mengkonsumsi makanan dengan proses pemasakan direbus atau ditumis.

Konsumsilah makanan dalam porsi kecil tetapi sering, sesuai dengan kemampuan tubuh.

DIIT RENDAH PURIN

APAKAH PURIN ITU?

Purin adalah salah satu turunan dari asam amino yang terdapat pada setiap orang dalam jumlah tertentu, namun bila purin tidak dimetabolisme secara sempurna dapat menyebabkan terjadinya penumpukan asam urat. Asam urat yang berlebih dapat menyebabkan penyakit gout/pirai. Gout adalah salah satu jenis penyakit rematik yang ditandai rasa ngilu dan sakit di persendian tulang. Gejalanya adalah timbulnya rasa nyeri pada bagian-bagian tersebut. Biasanya penyakit ini bersifat menurun (herediter).

TUJUAN DIET RENDAH PURIN

Mengurangi terjadinya penumpukan asam urat.

Menurunkan berat badan bila penderita terlalu gemuk dan mempertahankannya dalam batas normal.

MAKANAN YANG DIANJURKAN

Semua jenis karbohidrat diperbolehkan, seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, gula, hunkue, makaroni, mie, bihun, roti, biskuit.

Ikan, ayam, telur, tahu, tempe, dan oncom dibatasi maksimal 50 g sehari. Menu diusahakan mengandung kadar purin 120-150 mg/hari. Di antaranya, konsumsi daging diganti dengan susu dan keju yang kandungan purinnya rendah.

Perbanyak minum air putih untuk membantu mengeluarkan asam urat.

MAKANAN YANG TIDAK DIANJURKAN

Jerohan seperti ginjal, jantung, hati, usus, limpa, paru-paru, dan otak.

Sayur-sayuran yang tinggi kadar purinnya seperti bayam, asparagus, kacang polong, buncis, kembang kol, jamur, dan emping melinjo.

Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, dan hasil olahannya seperti tahu, tempe, dll.

Minuman beralkohol dan soft drink, seperti coca cola, sprite, fanta, dll.

Makanan yang diolah dengan proses pengawetan.

Catatan:

Makanan kesehatan yang dianjurkan antara lain Phyto Gold, Narish, CNI-Sun Chlorella, Ester-C Plus, dan DMG.

KIAT BAGAIMANA MEMBUAT DIRI ANDA NYAMAN

Berbagai cara dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit akibat encok (gout), antara lain:

Banyak beristirahat, dengan menggunakan tempat tidur yang nyaman, sehingga dapat menghindarkan sendi-sendi Anda yang sensitif dari peradangan.

Kontrol rasa sakit.

Mengatur diet makanan sesuai petunjuk dokter/ahli gizi Anda.

Hindari minuman beralkohol.

Hindari kebiasaan merokok.

Berolahraga secara teratur dan jangan berlebihan.

Mengendalikan stres/emosi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s